
Namanya “Oh!”. Padahal tak ada yang mengejutkan apalagi mengundang decak. Apa boleh bikin, ketika membuat blog ini saya mengalami kecelakaan server dan entah apa pokoknya teknis, sehingga hasilnya kacau-balau. Ketika saya mencobakannya pada sebuah subdomain baru, dengan nama asal-asalan, ternyata malah berjalan. Maka nama “Oh!” pun saya pertahankan.
Untuk apa blog ini? Biasa, untuk membuang lamunan agar benak saya tak sesak. Apakah blog ini berisi gambar dengan teks penjelas, atau teks yang dijodohpaksakan dengan ilustrasi, saya tak membedakannya.
Supaya gagah, anggap saja gambar dan teks merupakan kesatuan. Padahal, kalau mau, bisa saja masing-masing berdiri sendiri, tak saling beradu kenyinyiran maupu saling mengkhianati. Terima kasih Anda sudah tersesat ke sini.
Salam,
Antyo Rentjoko (Tyo)