© 2010 Antyo Rentjoko

Penyekat dalam Kedai

Dari logam. Berlubang-lubang. Sekadar supaya setiap orang tahu bahwa dia tidak sendirian sehingga tidak boleh semaunya, misalnya bicara keras.

© Foto: saya

Related posts:

  1. Sambutlah Fajar dari dalam Sangkar Apa boleh buat, ini kekonyolan manusia. Tak cukup memasang...
  2. Tempat Pantat Dek kursi yang berlubang-lubang agar gerah di pantat bisa...
  3. Ngopi Sendiri Ngopi. Sendirian. Di kedai. Ketika sendirian kadang percakapan dalam...
  4. Bata Merah dan Konblok Yang satu kurang keras, yang lannya sangat keras. Sejak...
  5. Gerigi Es apa yang keras? Itu guyon lama anak kampung....

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

••• Share on Facebook •••

4 Responses to “Penyekat dalam Kedai”

  1. mpokb says:

    kalo pake blitz malah kurang bagus yak berfoto di dalam kedai.. btw, entah kenapa, sepertinya di negeri yang berlimpah sinar matahari, orang-orangnya cenderung bicara lantang, bang paman :)
    mpokb´s last blog ..Sambutan Musim Rambutan My ComLuv Profile

    • Antyo Rentjoko says:

      Mpok, di negeri panas orang bisa saling berjauhan karena gerah sehingga harus berbicara keras. :)

  2. uradn says:

    persis mbak. beberapa waktu yang lalu cameraman sebuah stasiun televisi asing menggerutu, isinya kurang lebih begini; ‘kalian ini kenapa ingin wawancara di dalam ruangan yang suram seperti ini? negeri kalian berlimpah cahaya matahari, pasti lebih hidup di luar sana …’

    • Antyo Rentjoko says:

      @ndaru: padahal kita kadang membayangkan salju dan iklim sejuk yang kering :D. Suatu hari, di musim semi, saya gumun melihat orang2 Amsterdam pada keluar rumah, wajahnya ceria. Saya tanya penjual ikan haaring, dia menjawab, “Hari ini adalah hari pertama Matahari bersinar.” Uh dirayakan segala. Di Indonesia saban hari ada. :D

Leave a Reply

CommentLuv Enabled