© 2009 Antyo Rentjoko

Yang Tua yang Terikat

Cenderamata boneka kayu setinggi sejengkal di etalase toko bandara. Mereka tak boleh terpisahkan kecuali atas kesepakatan pemilik toko dan pembeli.

© Foto: saya

Related posts:

  1. Potretlah Saya! Di bandara baru, dua pria bergantian saling memotret dengan...
  2. Yang Diam (dan Dimutilasi) Ketika toko-toko lain sudah tutup, dan mal kian sepi...
  3. Yang juga Bersuara Lubang pengeluar udara sejuk. Bukan spiker. Bersuara juga kok...
  4. Lingkaran Merah Di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Banten, kaca tak berpintu ditempeli...
  5. Menjuntai, Berjuntai Kaki-kaki cantik itu. Menjuntai. Berjuntai. Tapi tanpa gerak.  Sebuah...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

••• Share on Facebook •••

3 Responses to “Yang Tua yang Terikat”

  1. mpokb says:

    di rumah ada yang setengah jengkal, imut2.. ini kan namanya awet sampai aki-nini, bang paman.. ekspresinya pas banget, yak.. :)
    mpokb´s last blog ..Bukan Cari Sensasi, Melainkan Koin! My ComLuv Profile

  2. jarwadi says:

    kasian ya bila diri hanya bisa tunggu belas kasih orang lain
    jarwadi´s last blog ..Chrome Browser Beta di Karmic Koala My ComLuv Profile

  3. adi says:

    kok agak syerem ya ekspresinya?
    adi´s last blog ..Panduan Eksis dengan NP My ComLuv Profile

Leave a Reply

CommentLuv Enabled