© 2009 Antyo Rentjoko

Sudut Bangku

Ini kelanjutan posting sebelumnya. Saya hanya mau mengatakan bahwa “seni” dan “keindahan” itu subjektif, demikian pula cara menempatkan maupun mencabutnya dari konteks. Di luar urusan rumit itu, saya juga yakin bahwa bangku ini tidak termasuk inventaris dealer mobil. Pengadaannya tak dibahas sampai tingkat manajer keuangan.

© Foto: saya

Related posts:

  1. Daun di Atas Bangku Mengada-ada. Daun kering di dekat kaki bangku itu saya...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

••• Share on Facebook •••

4 Responses to “Sudut Bangku”

  1. fahmi! says:

    paman pake kamera apa ini? masih poket yg dulu itu kah? maut amat macronya, pd iluminasi cahaya ruangan pula.

    • Antyo Rentjoko says:

      Tetep kamera saku — dengan segala kekurangannya. Selalu jadi andalan. :)

  2. mpokb says:

    Jasa si tukang parkir atau satpam? :D Kalau di kedai kopi bertema kayu, bisa jadi inventaris utama :D

    Entar buat kedai mpok
    /tyo/

  3. geblek says:

    mengingatkan saya pada postinganku sebatang kayu kayu kering :)
    keren makro2annya paman

    keren punyamulah jok. pake slr lagi.
    /tyo/

Leave a Reply

CommentLuv Enabled