© 2009 Antyo Rentjoko

Lampu Warung

Lampu baru ini memanfaatkan “torong” (corong). Itu lho ekstensi bermulut lebar tapi bersaluran buang kecil untuk memindahkan cairan. Sebetulnya sudah disiapkan ketika warung angkringan Wetiga akan buka tahun lalu. Akhirnya karena ada bagian yang kurang terang maka terpasanglah “torong” plastik itu, sebagai kap untuk bolam 5 Watt. Lampu itu menemani lampu lain, yang berbahan saringan ventilasi kompor sumbu, untuk menerangi dagangan. Kap lampu itu mulai berkarat sedikit.

Related posts:

  1. Kap Lampu yang itu Niat saya sih tiduran di ruang temaram dengan sumber...
  2. Ruang dan Lampu Ketika listrik belum ditemukan (begitu juga lampu minyak), bahkan...
  3. Lampu Tangga GKJ Inilah kondisi Gedung Kesenian Jakarta yang direnovasi dan difungsikan...
  4. Menyilaukan Terang semakin terasa ketika sekitar sumber cahaya menjadi gelap....
  5. Memandang Lampu Langit-langit Tentang lampu, orang lebih peduli pancaran cahayanya. Hanya sekilas...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

••• Share on Facebook •••

3 Responses to “Lampu Warung”

  1. mpokb says:

    kok kepikir sih, bikin lampu dari benda itu ;)) seperti McGyver aja :D
    btw, di oh! bisa pasang beberapa foto sekaligus per posting? saya kira hanya satu..

    Mpok mau pesen lampu? Asal harga cocok bisa sih… :)
    /tyo/

  2. mei says:

    Kreatif banget idenya. Murah meriah dan cakep pula kelihatannya. Dengan corong dapat memfokuskan semua cahaya ke bawah (ke tempat-tempat yang membutuhkan cahaya saja) sehingga mengurangi polusi cahaya. Mantap foto-fotonya, paman.

    Yang penting murah…
    /tyo/

Leave a Reply

CommentLuv Enabled