Warna kedua benda ini mengingatkan saya pada masa kecil, karena di belakang rumah saya di Salatiga, kampung Pengilon, tepatnya Jalan Abdul Amin, ada pembuat klepon enak, namanya Mbah Turni — sebagian orang memanggilnya Mak Turni. Warna kleponnya menyala, yang saya ingat ya jambon dan hijau pupus. Warna yang ngepop. Saya ingat itu, lalu memotretnya di tempat terang (tangga) setelah tadi melihat kedua benda itu bersanding mesra di meja seorang kawan. Yang wadah jambon milik seorang pria (untuk mewadahi kue), yang wadah hijau milik seorang wanita (bukan untuk kacamata, tetapi data card).
© Foto: saya
Related posts:
- Berangkat Pagi tadi, di luar DKI Jakarta, pukul 05.19, seorang...
- Pagupon Warna-warni Saya teringat rumah burung dara setiap kali melihat bangunan...
- Kantong Pensil Ada yang menyebut “kotak pensil” apapun bentuknya. Istilah yang...
- ATM Dua Warna Bilik ATM di sudut pelataran kafe ini seperti lampion...
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.
••• Share on Facebook •••
waks, jadi pingin klepon.. anak sekarang pada doyan klepon nggak ya?
Aha, Mpok pelanggan RSS yang setia ya? Selalu cepat merespon. Di Bogor ada klepon gak, Mpok?
“Yang wadah jambon milik seorang pria”,
Wah, tentu dia seorang pria romantis…. :)
klepon banyak, bang paman, tapi yang pakai daun suji sudah langka. jadi nggak sewangi klepon jadul..
@ Happy: semoga sih :D
@ Mpokb: bikin aja mpok, entar dijual :D