Apa boleh buat, ini kekonyolan manusia. Tak cukup memasang pintu yang berkunci, eh masih memagari celah ruang terbuka dengan jeruji. Pemilik rumah mulanya cuek, maunya sih celah untuk sirkulasi udara justru sekalian untuk jalur darurat. Tetapi orang lain, atas nama perhatian dan kasih sayang, tak lelah mengingatkan bahwa setiap lubang adalah jalan bagi maling. Tak adakah hunian yang aman?
© Foto: saya
Related posts:
- Lampion dalam Sangkar Sangkar burung sebagai pengurung lampu ada di mana-mana terutama...
- Penyekat dalam Kedai Dari logam. Berlubang-lubang. Sekadar supaya setiap orang tahu bahwa...
- Lubang Intip Meski ada celah yang jauh lebih besar, lubang kecil...
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.
••• Share on Facebook •••
sepintas seperti pantulan cahaya di gedung kaca, ternyata pagar baja toh..
—
mpok, kalo hanya tampak satu bidang, maka akan dikira kaca. garis perspektif yang mempertemukan kedua bidang itulah yang menyadarkan mata bahwa itu bukan pantulan. ;)
tyo