© 2009 Antyo Rentjoko

Aneka Ria

Sungguh istilah yang lama: “aneka ria”. Kata ini sudah hidup jauh sebelum TVRI pada tahun 80-an punya acara musik Aneka Ria. Kata “aneka ria”, kalau tak salah, mulai dikenal tahun 60-an. Bersamaan dengan popularnya kata “varia” (kemudian menjadi nama majalah, dari Varia sampai Varia Nada), kata “aneka ria” bersanding dengan “ria” yang lain: dari “gembira ria”, Bina Ria, sampai Sumber Ria. Misalkan sekarang ada brand baru Aneka Ria, dengan sasaran anak muda, tampaknya terasa kurang menjual.  Adapun RIA Pembangunan, meskipun RIA-nya adalah abreviasi dari Rukun Ibu Ampera, tampaknya juga merujuk ke kata “ria” yang pada akhir 60-an masih popular. Perihal toko Aneka Ria di Jalan Sabang, Jakarta Pusat, tipografi dan bentuk signage-nya mencerminkan masa lalu — gaya toko tahun 70-an  sampai awal 80-an. Font  ini sering dipakai untuk kartu nama model lama.

Related posts:

  1. Tahun Naga eh Macan Bagimana peruntungan Anda di Tahun Mengaum, dari jodoh sampai...
  2. Legenda 4848 Holden Kingswood milik salah satu anggota Holden Indonesia di...
  3. Biting Sebuah cara lama untuk menutup kemasan makanan agar tak...
  4. Taksi dengan Dua Sopir Dilarang bicara dengan sopir, kata aturan transportasi lama. Tapi...
  5. Tiba. Datang. Yang penting sampai. Dengan selamat. Dengan maupun tanpa penjemput...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

••• Share on Facebook •••

One Response to “Aneka Ria”

Leave a Reply

CommentLuv Enabled