Sungguh istilah yang lama: “aneka ria”. Kata ini sudah hidup jauh sebelum TVRI pada tahun 80-an punya acara musik Aneka Ria. Kata “aneka ria”, kalau tak salah, mulai dikenal tahun 60-an. Bersamaan dengan popularnya kata “varia” (kemudian menjadi nama majalah, dari Varia sampai Varia Nada), kata “aneka ria” bersanding dengan “ria” yang lain: dari “gembira ria”, Bina Ria, sampai Sumber Ria. Misalkan sekarang ada brand baru Aneka Ria, dengan sasaran anak muda, tampaknya terasa kurang menjual. Adapun RIA Pembangunan, meskipun RIA-nya adalah abreviasi dari Rukun Ibu Ampera, tampaknya juga merujuk ke kata “ria” yang pada akhir 60-an masih popular. Perihal toko Aneka Ria di Jalan Sabang, Jakarta Pusat, tipografi dan bentuk signage-nya mencerminkan masa lalu — gaya toko tahun 70-an sampai awal 80-an. Font ini sering dipakai untuk kartu nama model lama.
Related posts:
- Tahun Naga eh Macan Bagimana peruntungan Anda di Tahun Mengaum, dari jodoh sampai...
- Legenda 4848 Holden Kingswood milik salah satu anggota Holden Indonesia di...
- Biting Sebuah cara lama untuk menutup kemasan makanan agar tak...
- Taksi dengan Dua Sopir Dilarang bicara dengan sopir, kata aturan transportasi lama. Tapi...
- Tiba. Datang. Yang penting sampai. Dengan selamat. Dengan maupun tanpa penjemput...
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.
••• Share on Facebook •••