<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Peturasan atawa Toilet</title>
	<atom:link href="http://oh.blogombal.org/2009/06/28/peturasan-atawa-toilet/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://oh.blogombal.org/2009/06/28/peturasan-atawa-toilet/</link>
	<description>lihat sekilas. baca sepintas. seperti kartu pos.</description>
	<lastBuildDate>Sat, 20 Mar 2010 19:10:47 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Cerita Jamu &#124; blogombal</title>
		<link>http://oh.blogombal.org/2009/06/28/peturasan-atawa-toilet/comment-page-1/#comment-21</link>
		<dc:creator>Cerita Jamu &#124; blogombal</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 03:38:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://oh.blogombal.org/?p=46#comment-21</guid>
		<description>[...] kata sebagaimana adanya. Menyebut berondong tentulah kampungan ketimbang popcorn, seperti menyebut peturasan dan bukan toilet. Pelaku komunikasi pemasaran sangat sadar itu &#8212; dan memang [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] kata sebagaimana adanya. Menyebut berondong tentulah kampungan ketimbang popcorn, seperti menyebut peturasan dan bukan toilet. Pelaku komunikasi pemasaran sangat sadar itu &#8212; dan memang [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Tisu &#124; oh! &#124; blogombal.org</title>
		<link>http://oh.blogombal.org/2009/06/28/peturasan-atawa-toilet/comment-page-1/#comment-5</link>
		<dc:creator>Tisu &#124; oh! &#124; blogombal.org</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 22:21:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://oh.blogombal.org/?p=46#comment-5</guid>
		<description>[...] mengenal serbet kain. Kemudian industri memperkenalkan tisu untuk segala kepentingan, termasuk tisu peturasan dibawa ke meja makan &#8212; toh sama-sama kertas, dan tak diangkut dari kamar kecil. Seberapa [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] mengenal serbet kain. Kemudian industri memperkenalkan tisu untuk segala kepentingan, termasuk tisu peturasan dibawa ke meja makan &#8212; toh sama-sama kertas, dan tak diangkut dari kamar kecil. Seberapa [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
